Perjalanan jarak jauh dengan pesawat sering kali menjadi pengalaman yang melelahkan, terutama ketika melintasi beberapa zona waktu dalam waktu singkat. Kondisi inilah yang memicu jet lag, yaitu gangguan sementara pada jam biologis tubuh. Bagi banyak pelancong, memahami cara mengatasi jet lag setelah penerbangan jarak jauh menjadi hal penting agar aktivitas di tempat tujuan tetap optimal.
Jet lag tidak hanya sekadar rasa kantuk berlebihan. Kondisi ini dapat memengaruhi konsentrasi, suasana hati, nafsu makan, hingga kualitas tidur. Oleh karena itu, mengetahui cara mengatasi jet lag secara tepat akan membantu anda beradaptasi lebih cepat dengan lingkungan baru.
Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Jet Lag?
Jam biologis tubuh manusia, atau ritme sirkadian, mengatur siklus tidur dan bangun berdasarkan cahaya dan kegelapan. Ketika anda melakukan penerbangan jarak jauh melintasi zona waktu yang berbeda, ritme sirkadian tidak langsung menyesuaikan diri dengan waktu setempat.
Akibatnya, tubuh masih mengikuti pola waktu di tempat asal, sementara lingkungan sekitar sudah berada pada jadwal yang berbeda. Inilah yang menyebabkan gejala jet lag muncul, seperti sulit tidur di malam hari atau mengantuk di siang hari.
Berbagai Faktor yang Memengaruhi Tingkat Keparahan Jet Lag
Tidak semua orang mengalami jet lag dengan tingkat keparahan yang sama. Ada beberapa faktor yang memengaruhi kondisi ini.
Arah perjalanan menjadi salah satu faktor utama. Penerbangan ke arah timur cenderung menyebabkan jet lag yang lebih berat dibandingkan perjalanan ke arah barat. Selain itu, jumlah zona waktu yang dilintasi, usia, kondisi kesehatan, serta kebiasaan tidur juga turut berperan.
Persiapan Pra-Penerbangan: Meminimalisir Dampak Jet Lag
Salah satu cara mengatasi jet lag yang efektif justru dimulai sebelum anda naik pesawat. Persiapan yang tepat dapat membantu tubuh beradaptasi lebih cepat.
1. Penyesuaian Jadwal Tidur Secara Bertahap
Beberapa hari sebelum keberangkatan, anda disarankan mulai menyesuaikan jadwal tidur mendekati waktu di destinasi. Jika akan bepergian ke arah timur, cobalah tidur lebih awal. Sebaliknya, jika tujuan berada di arah barat, tidur sedikit lebih larut dapat membantu.
2. Menjaga Stamina dan Hidrasi Tubuh
Istirahat yang cukup sebelum perjalanan sangat penting. Tubuh yang sudah lelah sebelum penerbangan akan lebih sulit beradaptasi dengan perubahan zona waktu. Mengonsumsi makanan bergizi dan menjaga hidrasi juga menjadi bagian dari persiapan penting.
Strategi di Dalam Pesawat: Mempersiapkan Tubuh Saat Mengudara
Masa penerbangan merupakan waktu krusial dalam upaya cara mengatasi jet lag. Apa yang anda lakukan di pesawat dapat berdampak besar pada kondisi tubuh setelah mendarat.
Mengatur Waktu Tidur Berdasarkan Zona Waktu Destinasi
Cobalah menyesuaikan waktu tidur di pesawat dengan waktu malam di destinasi. Jika di tempat tujuan sudah malam, manfaatkan waktu penerbangan untuk tidur. Gunakan penutup mata dan penyangga leher agar tidur lebih nyaman.
Membatasi Konsumsi Kafein dan Alkohol
Kafein dan alkohol dapat mengganggu kualitas tidur dan memperparah dehidrasi. Selama penerbangan, sebaiknya anda membatasi konsumsi kedua zat ini dan lebih banyak minum air putih.
Pentingnya Peregangan Ringan di Kursi Pesawat
Duduk terlalu lama dapat membuat tubuh kaku dan lelah. Melakukan peregangan ringan atau berjalan sejenak di lorong pesawat membantu melancarkan peredaran darah dan menjaga tubuh tetap segar.
Langkah Adaptasi Segera Setelah Tiba di Tempat Tujuan
Setelah mendarat, fase adaptasi sebenarnya baru dimulai. Cara mengatasi jet lag setelah penerbangan jarak jauh sangat bergantung pada aktivitas anda di hari-hari pertama.
Sinkronisasi Instan dengan Waktu Lokal
Segera setelah tiba, usahakan mengikuti jadwal waktu setempat. Jika sudah siang hari, hindari tidur meskipun anda merasa sangat mengantuk. Paparan cahaya alami di siang hari membantu tubuh menyesuaikan ritme sirkadian.
Tips Mengelola Malam Pertama di Destinasi Baru
Pada malam hari, cobalah tidur di waktu yang wajar sesuai kebiasaan lokal. Jika sulit tidur, lakukan aktivitas santai seperti membaca atau meditasi ringan, bukan menatap layar gawai terlalu lama.
Cara Mengatasi Jet Lag
Cahaya memiliki pengaruh besar terhadap jam biologis tubuh. Paparan cahaya matahari di waktu yang tepat dapat menjadi cara mengatasi jet lag yang sangat efektif.
Jika anda bepergian ke arah timur, paparan cahaya pagi hari membantu mempercepat penyesuaian ritme tubuh. Sebaliknya, untuk perjalanan
Besok Senin menghadirkan konten wisata, Lifestyle, dan tekno untuk menemani perjalanan hidup Anda. Temukan inspirasi liburan, gaya hidup, hingga info tekno setiap hari.

